Langsung ke konten utama

MENULIS SEMUDAH BERBICARA DENGAN WRITER PLUS

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI

Pada pertemuan belajar menulis ke-30 ini narasumbernya adalah Ibu Sri Melni,S.Kom. Beliau dari Solok Sumatera Barat. Moderatornya adalah Bp Sucipto Ardi. Malam ini mengangkat tema “MENULIS SEMUDAH BERBICARA DENGAN WRITER PLUS”. Beliau sehari-harinya bertugas di SMPN 1 Gunung Talang sebagai guru TIK. Beliau dikenal sebagai penggiat literasi di Kab. Solok, sebagai pemateri juga di komunitas guru masa depan Sumatera Barat, koordinator guru TIK Sumatera Barat serta Sekbid Kominfo PGRI.

Dalam kegiatan menulis kita bisa menggunakan aplikasi writer plus. Yaitu aplikasi yang digunakan untuk mengetik melalui suara yang berfungsi untuk memudahkan kita dalam menulis. Aplikasi tersebut bisa diundur di playstore hp kita. Berikut bentuk aplikasi yang dimaksud.


Tampilan selanjutnya akan tampak seperti di bawah ini

Kemudian kita klik tanda speaker sampai berobah warna biru. Nah kita bisa langsung berbicara setelah aplikasi seperti di atas muncul. Ketika kita berbicara maka akan langsung diketikan oleh aplikasi tersebut. Namun bahasa yg dikenalnya di aplikasi ini hanya bahasa Indonesia.

Aplikasi ini sangat membantu kita dalam kegiatan menulis. Ketika ada ide muncul dimanapun kita berada cukup kita bicara ke HP dan semua akan langsung diketik dan nanti kita tinggal merubahnya atau menyimpannya di Microsoft.

Jadi aplikasi ini sangat bermanfaat sekali. Jadi tidak usah menggunakan laptop ataupun mengetiknya di HP tapi cukup kita berbicara langsung maka akan otomatis suara kita muncul berupa hasil ketikan. Di Aplikasi ini kita tidak akan salam mengetik atau typo.

Jadi ketika kita sibuk masih tetap bisa menulis melalui aplikasi ini. Jadi dengan menggunakan aplikasi writer plus ini sangat banyak manfaatnya. Dengan aplikasi ini.

Dengan menggunakan aplikasi ini saat kita lelah pulang bekerja mau menceritakan kejadian kita dari pagi sampai kita pulang ke rumah atau sebelum tidur kita bida ceritakan melalui writer Plus ini. Setiap  hari kita bisa menulis sambil rebahan dengan cara bercerita saja. Nah inilah enaknya menggunakan aplikasi ini yaitu menulis semudah berbicara.

Kalau kita mau mengedit tulisan juga bisa menggunakan aplikasi ini, langsung di router plus dengan cara mengklik keyboard yang ada di hp kita. Atau juga ketika tulisan kita sudah banyak kemudian kitapun ingin memindahkannya melalui WA dan dibuka melalui WA web di laptop kita. Nah itu sudah bisa kita edit langsung tulisan yang tersimpan di hp kita. Di sanalah kita akan leluasa mengedit kalimat-kalimat yang terasa kurang lengkap.

Kelebihan dari aplikasi ini kita bisa menulis di mana saja dan kapan saja. Sementara kelemahannya hanya bisa menggunakan Bahasa Indonesia saja, sedangkan untuk beberapa bahasa daerah belum bisa digunakan.

Di aplikasi ini hanya bisa menyisipkan gambar-gambar stiker atau emoji saja. Namun, jika ingin menambahkan gambar yang sesuai dengan keinginan kita maka bisa diedit di mik-word dan tinggal disisipkan saja. Sedangkan untuk tanda baca penggunaannya yaitu dengan cara mematikan dulu mikrofonnya kemudian kita klik tanda keyboard dan gunakan tanda baca seperti mengetik biasa di keyboard.

Aplikasi ini belum bisa menangkap intonasi yang diucapkan, belum terdapat menu tertentu yang bisa memunculkan tanda baca seperti koma, titik, tanda seru dan lain-lain. Semua itu harus di ketikan secara manual melalui keyboard. Aplikasi ini khusus hanya untuk menulis apa yang kita ucapkan tanpa menulis tanda baca atau sejenisnya. Namun aplikasi ini sekedar untuk memudahkan kita dalam menuangkan tulisan hanya dengan cukup kita ucapkan. Sementara untuk editing kita tetap harus memperhatikan PUEBI. Aplikasi ini juga bisa memasukan angka atau simbol lainnya melalui keybooard hp.

Pengalaman beliau menggunakan aplikasi writer plus ini ketika tidak berada di depan laptop atau ketika ada rapat dan pelatihan. Beliau lebih suka menggunakan aplikasi ini mengingat sangat simple dan memudahkan untuk kita menulis. Cukup kita bicara, maka otomatis aplikasi itu akan mencatat apa yang kita ucapkan. Kegiatan mengedit akan lebih leluasa jika kita memindahkannya terlebih dahulu dari write plus ke Microsoft agar kalimat dan paragraph yang kita tulis itu bagus dan enak dibaca.

Bagi yang berkenan memakainya silakan dimanfaatkan bagi yg kurang berkenan abaikan saja. Demikian, belajar malam ini. Terimakasih.











Komentar

  1. Balasan
    1. Aman pa, terimakasih telah berkenan mmpir.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Iya pa Dadang, klo diendapkan nnti ga jadi2,.. terasa malas. terimakasih telah mmpir.

      Hapus

  3. Joss gercep calon juara....kerennnnn

    BalasHapus
  4. Terimakasih teman2 semuanya telah atas support dan apresiasinya 👍🙏

    BalasHapus
  5. benar, aplikasi ini hanya sebagai slah satu opsi yang baik jika kita mempunyai ide tiba2 sedangkan tidak memungkinkan untuk mencatat atau mengetik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

“MENTAL SEORANG PENULIS”.

  Program Pelatihan Belajar Menulis PGRI.   Bismilahirohmanirohim,.. Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh. Selamat malam Bp/Ibu guru hebat Indonesia, selamat berjumpa kembali dalam program belajar menulis di PGRI. Alhamdulillah kita masih bisa bertemu kembali atas izin-Nya malam ini dalam keadaan sehat walafiat sehingga bisa  mengikuti kegiatan yang mencerdaskan dan berfaedah ini. Senang sekali rasanya bisa mengikuti pelatihan belajar menulis di KSGN asuhan Om Jay dan rekan-rekan ini, semoga kebaikan beliau bersama timnya dibalas oleh Allah Swt dengan yang lebih baik lagi, Aamiin yra. Pada Pelatihan Belajar Menulis di KSGN malam ini, Jum’at 22 Januari 2021 akan di  pandu oleh moderator Bp. Sucipto Ardi,S.Pd dan Narasumbernya adalah Ibu Ditta Widya Utami, S.Pd. dengan judul materi “MENTAL SEORANG PENULIS”. Kesehariannya bertugas di SMPN 1 Cipeundeuy, Subang-Jawa Barat.   Informasi terkait tentang profil narasumber bisa di akses web/alamat di bawah ini: http
Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi Bimtek menulis di Whastup Group adalah salah satu wadah yang menampung dan membimbing kreatifitas guru-guru seluruh Indonesia yang berminat belajar dan melatih keterampilannya dalam bidang menulis. Anggota group terdiri dari berbagai latar belakang berbeda-beda, namun sebagian besar terdiri dari guru-guru semua tingkatan. Bimtek sendiri di bimbing oleh beberapa guru-guru hebat dan berpengalaman yang mempunyai kepedulian tinggi untuk berbagi pengetahuan, keterampilan dan pengalamannya khususnya tentang dunia menulis. Malam ini merupakan kegiatan bimtek pertama di gelombang ke 17 yang di selenggarakan pada malam selasa tanggal 04 Januari 2021. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak kurang lebih 257 yang tersebar dari berbagai pelosok tanah air. Kegiatan itu sendiri di pandu oleh seorang moderator yang sudah tidak asing lagi, beliau adalah Ibu Aam Nurhasanah,S.Pd dari Lebak-Banten untuk mendampingi Narasumber. Beliau telah lama me

BLOG SEBAGAI IDENTITAS DIGITAL BAGI GURU MILLENIAL

  Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua diantaranya nikmat sehat sehingga sampai detik ini masih bisa hadir mengikuti kelas belajar menulis. Hari Jum’at, tgl 15 Januari 2021 ini pelatihan akan di pandu oleh moderator Bp. Sucipto Adi yang akrab disapa Pak Cip, sedangkan Narasumbernya adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. dengan tema “Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Millenial”. Untuk mengenal beliau lebih dekat lagi, kita bisa berkunjung ke https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.     Di awal menyimak pemaparannya, saya sudah dibuat berdecak kagum oleh prestasi yang telah di raih beliau, 30 BEST ACHIEVEMENT. Luar biasa, keren dan salut. Anggkat topi deh. Menginspirasi sekali di usianya yang relatif masih belia. Nama lengkapnya Theresia Sri Rahayu lahir di Kuningan pada tgl, 13 September 1984. Semasa kecilnya di kenal dengan nama Sri, nama bekennya Tere namun tidak suka dengan panggilan t