Langsung ke konten utama

MENULIS DAN BERBAGI

 Pelatihan belajar menulis bersama PGRI


MENULIS DAN BERBAGI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pelatihan belajar menulis bersama PGRI saat ini Jum’at, 29 Januari 2021 telah memasuki pertemuan ke 12. Bersama Pak Yulius Roma Patandean, S.Pd dan Bu Aam Nurhasanah,S.Pd ini kita akan mendapatkan tambahan pengetahuan. Pria kelahiran 06 Juli 1984 ini adalah salah satu alumni kelas belajar menulis gelombang 8, yang bukunya sudah tembus 2 kali ke penerbit mayor. Beliau dari Tanah –Provinsi Sulawesi Selatan. Kesehariannya bertugas di SMAN 5 Tana Toraja sebagai guru bahasa inggris. Topik malam ini adalah “MENULIS DAN BERBAGI“.

Informasi  tentang narsum bisa diklik di https://romadean.blogspot.com/2021/01/profil.html

Pada awalnya sama dengan rekan-rekan yang lain beliau adalah alumni menulis gelombang 8. Belum mengetahui tentang seluk-beluk menulis untuk menghasilkan sebuah buku. Namun kegigihan dan keuletannya mengikuti belajar menulis dari resume sampai menghasilkan buku akhirnya berbuah manis.

Berikut adalah beberapa buah buku hasil kreasinya di antaranya “Buku Digital Transformation” telah diterbitkan oleh Penerbit ANDI dan menyusul Buku berjudul “Flipped Classroom” yang akan diterbitkan juga oleh Penerbit ANDI. Kedua buku ini adalah tulisan kolaborasi beliau dengan Prof. Richardus Eko Indrajit.

Buku “Guru Menulis Guru Berkarya” adalah buku kumpulan resume Pelatihan Belajar Menulis gelombang 8. Sementara Buku “Tetesan Di Ujung Pena” adalah buku kumpulan puisi yang ditulisnya di bulan September-Desember 2020. Kedua buku ini saya terbitkan di penerbit Indie. Berikut adalah buku-buku yang telah berhasil di terbitkan sbb :


 Setiap kita memiliki ide dan pengalaman yang bisa di tuangkan dalam bentuk tulisan, hingga bisa menghasilkan sebuah buku. Dan semua dari kitapun memiliki karunia untuk menulis. Tinggal bagaimana mengolah kedua anugerah ini untuk menopang tulisan yang terstruktur menjadi sebuah buku.

Untuk mengaktifkan dan mengasah keterampilan menulis bisa dengan cara membuat resume dari materi-materi yang disampaikan narasumber. Jadikanlah kegiatan menulis resume sebagai kebutuhan wajib sekaligus daya dorong untuk konsisten menulis. Membuat resume adalah cara paling mudah kita bahasakan untuk mulai belajar menulis. Mengingat kontennya sudah ada, tinggal diolah dan diberi bumbu kreatifitas dengan mengolah kata-katanya sehingga menjadi tulisan yang enak di baca.

Menulislah tanpa beban seperti air yang mengalir dari ketinggian. Dimana ia akan berhenti di suatu tempat datar untuk menjadi satu kumpulan yang besar. Demikian juga kata demi kata yang kita rangkai menjadi tulisah, sedikit demi sedikit yang pada akhirnya akan terkumpul menjadi naskah yang bisa di bukukan.

Menurut format aturan UNESCO sebuah buku minimal harus berisi 40 halaman. Artinya, dengan standar ini kita bisa melakukannya dengan cara menulis minimal 20 resume. Sebagai penulis pemula kegiatan ini wajib diikuti sebagai syarat untuk menghasilkan lahirnya sebuah buku solo. Jika tiap resume menghasilkan masing-masingnya lima halaman saja dengan ukuran kertas A5, maka resume yang kita tulis sudah bisa menghasilkan 100 halaman naskah sebuah buku.

Jadi, marilah kita bulatkan tekad dan menjaga konsistensi dalam menulis agar bisa menyelesaikan resume ini dengan baik. Semoga dengan menyelesaikan kegiatan menulis ini kita bisa segera memiliki mahkota menulis, yakni hasil karya ber-ISBN yang akan diabadikan oleh negara di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Untuk proses penerbitannya sendiri bisa menghubungi rekan-rekan yang punya relasi ataupun yang memiliki usaha penerbitan indie. Bisa dengan menghubungi Pak Brian, Ibu Sri Sugiastuti, Pak Muminin dan tentunya Omjay terkait penerbitan mayor.

Tulisan kita juga bisa di share di blog, di grup WA sekolah atau media sosial lainnya. Kita juga bisa ikut menulis artikel di laman guruberbagi.kemdikbud.go.id. Ada dua artikel yang sudah diterbitkan di laman ini, berikut linknya.

https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/pjj-dengan-perpaduan-kelas-virtual-4-plus-1/

https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/belajar-efektif-dari-rumah-di-masa-darurat-covid-19/

Dengan memposting tulisan kita di laman tersebut, maka akan di baca oleh guru-guru. Kemdikbud juga memberikan bonus paket data untuk mendukung kegiatan PJJ yang masih akan berlangsung hingga 1 April 2021 sesuai instruksi gubernur.

Kegiatan menulis puisipun bisa di terbitkan menjadi sebuah buku. Ini telah dilakukan di sekolah narsum bertugas, setelah dua bulan berjalan akhirnya terkumpul 71 puisi yang siap dibukukan dengan judul buku Merajut Asa di Badai Korona.  Buku ini sementara dalam proses terbit. Luar biasanya prof. Richardus Eko Indrajit memberikan pengantar dalam buku puisi yang saya tulis dengan rekan guru dari sekolah saya tersebut.

Terlebih bagi guru-guru PNS yang ada di grup menulis PGRI ini, mari kita menjadi pionir untuk mengkampanyekan naik pangkat secara bermartabat lewat karya tulis kita, salah satunya menulis buku ber-ISBN.

Buku kumpulan resume adalah buku yang berisi juga tentang pendidikan, yakni metode penulisan dan lain sebagainya, seperti yang termuat dalam Buku 4 Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru tentang Buku dalam Bidang Pendidikan, nah ketika kumpulan resume ini telah kita olah sedemikian rupa kemudian diterbitkan jadi buku ber-ISBN, tentunya bisa digunakan untuk naik pangkat.

Buku dalam bidang pendidikan yang dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN, nilainya 3. Sementara buku yang dicetak oleh penerbit namun tidak ber-ISBN nilainya 1,5.

Untuk bergabung di laman guru berbagi, https://guruberbagi.kemdikbud.go.id maka mendaftar terlebih dahulu menggunakan akun SIM PKB. Setelah kita sudah memiliki akun, maka kita bisa log in, setelah log in tampilan berandanya seperti ini. Ada dua pilihan bagi guru untuk berbagi, yakni berbagi RPP dan berbagi Artikel. Sebenarnya informasi ini ada saat kita mengakses SIM  PKB.

Dalam beranda SIM GPO guru sudah diinformasikan. Ketentuan teknisnya telah mengunggah RPP yang menjadi dasar refleksi. Jumlah kata dalam artikel minimal 300 kata dan maksimal 1000 kata. Artikel berupa refleksi pembelajaran atau praktik baik pengelolaan pembelajaran secara daring ataupun luring. Setelah klik SIMPAN, maka Artikel Anda akan berstatus DRAF. Kemudia klik Ajukan, untuk mengajukan ke Kurator Mapel terkait.

Artikel Anda akan muncul di situs portal apabila telah disetujui oleh admin, dengan sebelumnya melalui mekanisme kurasi oleh pihak yang berkompeten.

Artikel Refleksi. Judul artikel menarik dan menggambarkan isi artikel. Menceritakan pengalaman pembelajaran berkaitan dengan RPP yang diunggah. Refleksi pembelajaran yang dilakukan apa.

Kalau berpedoman ke Buku 4 Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru tahun 2019, buku kumpulan cerpen minimal 10 cerpen. Buku dengan minimal 10 cerpen masuk dalam kategori kompleks dengan angka kredit 4. Namun, kita juga bisa menulis buku cerpen ber-ISBN kategori sederhana sebanyak minimal 5 cerpen dengan angka kredit 2. Menulis sebanyak 5 cerpen mendapatkan nilai sebesar 2 termasuk karya sederhana, sementara kalau jumlah cerpennya 10 mendapat nilai 4 termasuk karya yang kompleks.

Trik agar ajakan kita di respon oleh lingkungan sekolah adalah tetap menulis dan membuktikan karya kita. Ketika sudah ada karya yang mereka lihat, sedikit demi sedikit mereka akan tertarik. Jadi, senantiasa menCoba, Lakukan, Budayakan dan Konsisten (CLBK).

Cara yang tepat untuk memilih orang yang akan menerima tulisan kita adalah trik pedagang keliling seperti yang disampaikan Omjay, share saja berulang-ulang, suatu saat pasti ada yang berminat. Saya sering share tulisan di blog, di medsos, namun lebih banyak yang tidak terbaca dari pada terbacanya.

Menulislah seperti air mengalir, setiap ada kendala selalu ada jalan keluarnya, seperti air yang senantiasa mencari celah baginya untuk mengalir. Tantangan terbesar menulis adalah diri kita. Jadi mari kalahkan diri kita agar kita konsisten menulis di tengah keterbatasan yang melingkupi kita.

Sesuatu yang disukai dan dikuasai karena hobi akan membuat menulis itu serasa nikmat. Kita pun akan merasakan nikmatnya menulis. (OmJay). Terimakasih.

Salam literasi,

Nana Wihana 

Komentar

  1. Mashaalloh pak idenya banyak dan bagus sekali bisa jadi 5 lembar ini

    BalasHapus
  2. https://hernisbanah.blogspot.com/2021/01/ku-gapai-goresan-tinta-sampai-kota-roma.html
    Kunjungi juga saya mggih

    BalasHapus
  3. Barokallaah semakin bagus aja resumenya..
    Sama-sama guru b. Inggris, nanti bapak yang mengisi untu materi selanjutnya ya?

    BalasHapus
  4. tulisan pak Nana selalu keren, mantap, ajib.
    semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  5. Terimakasih teman2 semuanya telah berkenan mampir dan terimakasih juga suportnya.

    BalasHapus
  6. Selalu ditunggu resume ok dari pak Nana

    BalasHapus
  7. Lengkap pak...semakin bagus saja resumenya pak...😁👍

    BalasHapus
  8. Mantap resumenya...lanjutkan berkarya....

    BalasHapus
  9. Terimakasih teman2 semuanya telah berkenan mampir ke blog saya, terimakasih juga atas supportnya 👍🙏

    BalasHapus
  10. Mantap sekali Pak Nana, resume yang enak dibaca dan sangat menginspirasi.

    BalasHapus
  11. Wakmslm wr wb. Mantap resumenya Pak Nana. Lengkap, sistematis, dan informatif. Lanjut dan tetap semangat ya Pak?

    BalasHapus
  12. Tulisan bapak semakin ajib deh, keren banget, enak dibaca, dan lengkap, samangat literasi selalu bapak😄🙏

    BalasHapus
  13. Wah semakin bagus pak tulisannya ....dah banyak tamu yang berkunjung.....main ya pak ...mohon maaf duh telat posting ,,kemarin ada kegiatan

    https://suryanietin.blogspot.com/2021/01/tetap-menulis-dan-selalu-berbagi.html

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI IDENTITAS DIGITAL BAGI GURU MILLENIAL

  Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua diantaranya nikmat sehat sehingga sampai detik ini masih bisa hadir mengikuti kelas belajar menulis. Hari Jum’at, tgl 15 Januari 2021 ini pelatihan akan di pandu oleh moderator Bp. Sucipto Adi yang akrab disapa Pak Cip, sedangkan Narasumbernya adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. dengan tema “Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Millenial”. Untuk mengenal beliau lebih dekat lagi, kita bisa berkunjung ke https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.     Di awal menyimak pemaparannya, saya sudah dibuat berdecak kagum oleh prestasi yang telah di raih beliau, 30 BEST ACHIEVEMENT. Luar biasa, keren dan salut. Anggkat topi deh. Menginspirasi sekali di usianya yang relatif masih belia. Nama lengkapnya Theresia Sri Rahayu lahir di Kuningan pada tgl, 13 September 1984. Semasa kecilnya di kenal dengan nama Sri, nama bekennya Tere namun tidak suka deng...

MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS

  PELATIHAN BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS Narsum kali masih muda kelahiran 1990 namun prestasinya luar biasa. Alumni kelas menulis gelombang 7 yang bukunya tembus ke penerbit mayor. Berikut provil narsum kita kali ini bisa berkunjung ke alamat berikut  https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html Sampai saat ini narsum sudah membuat buku solo sebanyak tiga buah buku. Yaitu sbb: 1.     Lelaki di Ladang Tebu (kumpulan cerpen pendidikan) 2.     Membongkar Rahasia Menulis (kumpulan artikel saat lomba blog PGRI) 3.     Sepenggal Kisah Corona (tentang memoar kehidupan saya selama satu tahun pandemi - sedang proses cetak).   Sedangkan dalam platform menulis, ada novel berjudul Precious di Wattpad dan 2 short story "Mengapa Tak Kau Tanyakan Saja" (Wattpad) dan Djogja Backpacker (Storial) Kalau ditanya mana yang paling berkesan, tentu buku solo pertamanya sebab narsum tuangkan kisah h...