Langsung ke konten utama

MENEBARKAN SEMANGAT HOBI MENULIS UNTUK GERAKAN LITERASI SEKOLAH

 

Tangan ini masih sibuk di atas keyboard laptop ketika HP-ku berbunyi di tengah kesibukan tugas kantor yang terus menggunung, namun tekad sudah bulat akan tetap mengikuti bimtek menulis malam itu. Ada sebuah pesan melalui WA,” Jangan lupa nanti malam pertemuan ke 5, diatasnya terdapat poster gambar nara sumber dan moderatornya.” Demikian bunyi pesan yang terbaca. Sayapun mempersiapkan diri untuk menyimak kelas belajar menulis dengan diiringi suara rintik-rintik hujan di luar sana. Sebelum acara di mulai, sayapun keluar rumah hanya untuk sekedar melihat-lihat situasi di luar, hembusan angin malampun langsung menyapa dan menerpa kulit serasa dingin menusuk. 

Alhamdulillah Rabu ini, tanggal 13 Januari 2021 masih bisa mengikuti kegiatan belajar menulis yang akan dipandu oleh moderator Ibu Aam Nurhasanah,S.Pd dan narasumbernya Bp. Bambang Purwanto,S.Kom. Di mulai dengan menjelajahi website dan blog punya Mr. Bams, saya termenung dan terperangah tentang perjalanan kegiatan literasi yang sukes di dijalaninya di tengah-tengah kesibukan tugas pokoknya sebagai seorang pendidik. Dalam kesehariannya Mr. Brams adalah guru TIK sekaligus Pembina literasi di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Beliau juga merupakan alumni belajar menulis gelombang ke 8.

Narasumber yang satu ini menginpirasi sekali, mempunyai kepedulian dan ulet dalam membina literasi hingga menorehkan segudang prestasi, cita-citanya ingin mencerdaskan generasi dengan literasi. Luar biasa, salut!. Saat kita memiliki hobi menulis, tak sebatas membuat dan memiliki blog dan menerbitkan buku. Seorang guru tentunya diharapkan bisa menjadi penggerak literasi di sekolahnya masing-masing.

Sengaja beliau mengangkat tema yang lain dari narasumber sebelumnya. Harapannya apa yang rekan-rekan lakukan mengimbas kerah gerakan literasi di sekolah. Sejak bergabung dengan Kelas Menulis Gelombang 8, sekitar maret 2020 justru beliau baru memiliki blog pribadi, yaitu bepenamrbams.wordpress.com. Blog tersebut masih aktif, tetapi beliau lebih nyaman menggunakan website penamrbams.id.

Sejak tahun 2015 adanya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) oleh Bapak Anis, sekolah kami langsung melaksanakan kegiatan Gerakan 15 menit membaca sebelum belajar. Beliaupun di percaya oleh Kepala sekolah untuk terlibat sebagai penata program.

Ada agenda rutin tentang Program Literasi di sekolah untuk mingguan, dan beliau setiap harinya membuat laporan agar kegiatan ini bisa berjalan baik :

1.      1.       Senin Membaca Kitab Suci (SMKS)
2.      Selasa-Kamis : membaca buku non pelajaran
3.      Jumat Ayo Menulis (JAM)

Beliau juga menyampaikan beberapa tips tentang kesuksesannya dalam bidang literasi sekolah. Berikut adalah bukti capaian prestasi yang pernah beliau ukir dalam bidang literasi:





Beberapa piagam ini juga merupakan bukti bahwa Mr. Bams memiliki dedikasi dan kepedulian yang besar atas perkembangan literasi. Ini semua bisa dijadikan acuan rekan-rekan yang lain sebagai pendidik untuk terus bergiat menjalankan misi berliterasi.




1.   Menurut beliau kesuksesan literasi di sekolah bisa di awali dengan hal-hal sbb :

1.   1.    Melakukan hal sederhana yang membangkitkan semangat membaca, yakni membaca 15 menit               sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai atau di luar jam sekolah.

2.  Melakukan review dari kegiatan membaca. Review ini dapat diwujudkan dengan cara memberikan  tugas kepada siswa agar menuliskan apa yang telah dibaca sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

3. Melakukan monitoring yang tidak terputus. Sebuah Program yang baik tidak akan lepas dari  monitoring atau pengawasan dan sebuah evaluasi. 

4.  Membangun TIM GLS yang solid dan bertanggung jawab. Kesuksesan diraih karena keterlibatan semua warga sekolah dalam mendukung berjalannya program literasi sekolah.

5. Menanamkan rasa kejujuran dan kepercayaan pada siswa. Siswa diberikan kebebasan dalam menuangkan pikiran dari hasil yang dibaca tanpa membatasi, tidak melakukan hukuman atas ketidaktertiban siswa dalam mendukung program literasi. Hal ini dilakukan karena untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan membaca dan menulis.


Sesi tanya jawab :  

Cara membangkitkan minat literasi terutama menulis pada siswa di sekolah menurut Mr. bams berawal dari kemampuan menulis yang akan beriringan dengan kemampuan membaca. Program literasi akan sangat membantu kemampuan anak-anak menulis. Mulailah dengan program membaca 15 menit sebelum belajar setiap hari di luar waktu jam belajar. Hasil membaca bisa dituliskan, dalam bentuk review. Kami merangsang menulis dengan program Kalimat Bahagia setiap hari Jumat. Bisa dilihat sebagian disini :

http://literasi.smp.tarunabakti.sch.id/kalimat-bahagia-smp-taruna-bakti-bulan-agustus-2020-2/

Cara menumbuhkan cinta membaca dan menulis agar program yang sudah ada diminati dengan kesadaran bukan terpaksa, menurut Mr. Bams, Awalnya memang dipaksa. Beliau diawal selalu datang ke 24 kelas untuk menanyakan siapa yang tadi pagi di Jam Literasi membaca. Lalu beliau tulis manual, dan direkap kemudain diinformasikan di grup WA setelah itu dilaporkan kepada Kepala Sekolah

Program apapun akan berhasil apabila dilakukan terus-menerus, adanya monitoring dan evaluasi. Beliau punya data setiap harinya untuk tiap-tiap kelasnya. Bantuan Wali kelas sangat membantu dalam meningatkan kegiatan ini. Bagi kami saat ini fokus ke membaca, baru tahun ini akan mulai ke buku yang sesunggguhnya. Produk literasinya lebih banyak ke karya khusus untuk kelas 9.

Menjelang akhir acara beliau berpesan kepada rekan-rekan untuk selalu menumbuh kembangkan semangat dalam membaca, perbanyaklah menulis di blog, sosial media ataupun buku guna memotivasi diri dan membagi ilmu yang ada. Menjadi penggerak literasi sekolah tidaklah mudah, namun bisa di lakukan dari hal-hal yang paling sederhana dan dapat rutin untuk dijalankan.

Kesimpulan yang dapat di petik pada kesempatan malam ini yakni Menjadi Penggerak literasi sekolah haruslah ditanamkan pada seorang pendidik dengan diawali membuat program membaca bagi siswa yang sederhana. Melakukan monitoring dan evaluasi kemudian memberikan penghargaan bagi siswa yang berprestasi.

 

Semangat belajar, membaca dan menulis..... 

Salam literasi dari bloger pemula

 

Nana Wihana,S.Pd.

 


Komentar

  1. Keren pak dan isinya sangat runtut

    BalasHapus
  2. Super... urut dan tertib bagaikan suasana kuliah terulang... terimakasih penyegarannya... Tetap semangat...

    BalasHapus
  3. wah kreeen pak nana resumenya. saya suka.lanjutkan pak

    BalasHapus
  4. mantap, keren, kumplit pak. semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  5. Terimakasih teman 2 semuanya telah berkenan mampir.

    BalasHapus
  6. Mantuul...mantap betul pak Nana...semangat terus...semangat literasi

    BalasHapus

  7. Keren Pak Nana, lanjutkan semangatnya.πŸ‘

    BalasHapus
  8. Lengkap resume nya pak...tetap semangat

    BalasHapus
  9. komentarnya bagus-bagus berarti resumenya pun oke....

    BalasHapus
  10. Terimakasih man teman semuanya atas supportnya πŸ™πŸ‘

    BalasHapus
  11. Tetap semangat menulisnya Pak πŸ’ͺ

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI IDENTITAS DIGITAL BAGI GURU MILLENIAL

  Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua diantaranya nikmat sehat sehingga sampai detik ini masih bisa hadir mengikuti kelas belajar menulis. Hari Jum’at, tgl 15 Januari 2021 ini pelatihan akan di pandu oleh moderator Bp. Sucipto Adi yang akrab disapa Pak Cip, sedangkan Narasumbernya adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. dengan tema “Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Millenial”. Untuk mengenal beliau lebih dekat lagi, kita bisa berkunjung ke https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.     Di awal menyimak pemaparannya, saya sudah dibuat berdecak kagum oleh prestasi yang telah di raih beliau, 30 BEST ACHIEVEMENT. Luar biasa, keren dan salut. Anggkat topi deh. Menginspirasi sekali di usianya yang relatif masih belia. Nama lengkapnya Theresia Sri Rahayu lahir di Kuningan pada tgl, 13 September 1984. Semasa kecilnya di kenal dengan nama Sri, nama bekennya Tere namun tidak suka deng...

MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS

  PELATIHAN BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS Narsum kali masih muda kelahiran 1990 namun prestasinya luar biasa. Alumni kelas menulis gelombang 7 yang bukunya tembus ke penerbit mayor. Berikut provil narsum kita kali ini bisa berkunjung ke alamat berikut  https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html Sampai saat ini narsum sudah membuat buku solo sebanyak tiga buah buku. Yaitu sbb: 1.     Lelaki di Ladang Tebu (kumpulan cerpen pendidikan) 2.     Membongkar Rahasia Menulis (kumpulan artikel saat lomba blog PGRI) 3.     Sepenggal Kisah Corona (tentang memoar kehidupan saya selama satu tahun pandemi - sedang proses cetak).   Sedangkan dalam platform menulis, ada novel berjudul Precious di Wattpad dan 2 short story "Mengapa Tak Kau Tanyakan Saja" (Wattpad) dan Djogja Backpacker (Storial) Kalau ditanya mana yang paling berkesan, tentu buku solo pertamanya sebab narsum tuangkan kisah h...

MENERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE

  Pelatihan belajar menulis bersama PGRI saat ini Rabu tgl. 27 januari 2021 adalah pertemuan ke 11. Narasumbernya adalah Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd., dengan tema "Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie". Ketika kita kesulitan dalam menerbitkan naskah untuk menjadi buku di    Penerbit Mayor, maka Penerbit Indie adalah solusinya. Informasi tentang profil dan hal-hal lain terkait narasumber bisa berkunjung di : http://www.praszetyawan.com/p/profil.html https://www.praszetyawan.com/2020/02/buku-blog-untuk-guru-era-40.html http://www.praszetyawan.com/2021/01/butuh-bantuan-menerbitkan-buku-disini.html Naskah yang di kirim ke penerbit mayor besar kemungkinannya akan di tolak. Kalaupun naskah kita diterima akan tetapi proses penerbitannya akan memakan waktu lama. Untuk mengatasi semua itu kita bisa mencari penerbit lain dan salah satunya adalah penerbit indie dalam hal ini adalah Penerbit Gemala. Ada beberapa keuntungan yang kita dapatkan jika naskah kita di kiri...