Langsung ke konten utama

MENULIS DI BLOG JADI BUKU Ke-18

 
Lomba Blog PGRI di Bulan Februari 2021
TETAP SEMANGAT DAN KREATIF MENULIS DI BLOG JADI BUKU
Kamis, tanggal 18 Februari 2021
Hari ke-18
Oleh
Nana Wihana
NPA : 1019200412
 

HONDA 6

“Apa kamu tidak mendengar berita hari ini akan kedatangan guru baru?” tiba-tiba Meli bertanya kepada beberapa temannya yang sedang duduk-duduk di depan kelas.

“Berita apa?” tanya Rita teman satu mejanya tanda tak mengerti. “Akan ada guru baru besok ke sekolah kita ini. Itulah sebabnya kita di suruh oleh wali  kelas untuk menyiapakan meja berserta kursinya untuk beliau duduk.

Pagi itu udara tampak cerah namun sunyi. Hanya hembusan angin pagi yang menemani sang pahlawan tanda jasa itu pergi. Menembus dinginnya udara pagi merupakan hal biasa baginya. Namun bertugas di daerah terpencil nan jauh di mata merupakan sesuatu yang baru, mengingat sebelumnya pernah bertugas di beberapa sekolah di kota besar.

Hari itu merupakan hari pertamanya bertugas di sebuah sekolah terpencil. Untuk sampai  ke sekolah tersebut memerlukan waktu satu jam lima belas menit dengan menggunakan sepeda motor. Jam kantor sudah menunjukan pukul 07.00, sayapun melangkahkan kaki menuju ke sebuah kelas. “Assalamualaikum wr.wb”, seraya masuk kelas saya sapa anak-anak dengan salam. Merekapun menjawabnya dengan kompak. Setelah duduk sebentar dan mengisi agenda kelas di meja, saya pun berdiri di tengah-tengah kelas.

“Anak-anakku sekalian hari ini merupakan hari pertama Bapak bertugas di sini. Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri kepada kalian semua. Mohon izin juga bergabung dan menjadi bagian di sekolah ini. Setelah saling memperkenalkan diri, sayapun mulai dengan mengenalkan beberapa ucapan dalam Bahasa Inggris. “Good morning everybody?” how were you today?”. Sapa saya kepada semuanya. Seketika kelas menjadi hening. Seolah-oleh kelas itu tanpa berpenghuni.

Sayapun menjelaskan dua kalimat tersebut dengan cara menuliskannya di sebuah white board. Aktivitas ini belum pernah saya lakukan sebelumnya, mengingat saat bertugas di tempat  sebelumnya tegur sapa dan tanya jawab menggunakan Bahasa Inggris merupkan hal yang sudah lumrah. “Good morning everybody,” merupakan bentuk sapaan di pagi hari kepada seseorang atau kelompok orang, sementara kalimat “How were you.” Merupakan sapaan yang bertujuan untuk menanyakan kabar seseorang,“ jelas saya panjang lebar.      


Terima kasih. Bersambung,…

 

 

Salam literasi.  

 

 

Komentar

  1. Alhamdulillah... Semoga bisa menjadi motor penggerak untuk selalu berkarya

    BalasHapus

  2. Selamat pagi Pak Guru...good job..

    BalasHapus
  3. Dengan bahasa apapun tetaplah menyapa dengan ramah...

    BalasHapus
  4. Terimakasih teman2 semuanya telah berkenan mampir ke blog saya ini 👍🙏

    BalasHapus
  5. Hemm...jafi ingat saat saya SMP kls 1 Pak. Disapa oleh guru Bhs Inggris, sy plonga plongo bingung.😄

    BalasHapus
  6. Baca tulisan Pak Nana dari awal sampa sekarang 18 berasa didongengin langsung

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI IDENTITAS DIGITAL BAGI GURU MILLENIAL

  Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua diantaranya nikmat sehat sehingga sampai detik ini masih bisa hadir mengikuti kelas belajar menulis. Hari Jum’at, tgl 15 Januari 2021 ini pelatihan akan di pandu oleh moderator Bp. Sucipto Adi yang akrab disapa Pak Cip, sedangkan Narasumbernya adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. dengan tema “Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Millenial”. Untuk mengenal beliau lebih dekat lagi, kita bisa berkunjung ke https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.     Di awal menyimak pemaparannya, saya sudah dibuat berdecak kagum oleh prestasi yang telah di raih beliau, 30 BEST ACHIEVEMENT. Luar biasa, keren dan salut. Anggkat topi deh. Menginspirasi sekali di usianya yang relatif masih belia. Nama lengkapnya Theresia Sri Rahayu lahir di Kuningan pada tgl, 13 September 1984. Semasa kecilnya di kenal dengan nama Sri, nama bekennya Tere namun tidak suka deng...

MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS

  PELATIHAN BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS Narsum kali masih muda kelahiran 1990 namun prestasinya luar biasa. Alumni kelas menulis gelombang 7 yang bukunya tembus ke penerbit mayor. Berikut provil narsum kita kali ini bisa berkunjung ke alamat berikut  https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html Sampai saat ini narsum sudah membuat buku solo sebanyak tiga buah buku. Yaitu sbb: 1.     Lelaki di Ladang Tebu (kumpulan cerpen pendidikan) 2.     Membongkar Rahasia Menulis (kumpulan artikel saat lomba blog PGRI) 3.     Sepenggal Kisah Corona (tentang memoar kehidupan saya selama satu tahun pandemi - sedang proses cetak).   Sedangkan dalam platform menulis, ada novel berjudul Precious di Wattpad dan 2 short story "Mengapa Tak Kau Tanyakan Saja" (Wattpad) dan Djogja Backpacker (Storial) Kalau ditanya mana yang paling berkesan, tentu buku solo pertamanya sebab narsum tuangkan kisah h...

MENERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE

  Pelatihan belajar menulis bersama PGRI saat ini Rabu tgl. 27 januari 2021 adalah pertemuan ke 11. Narasumbernya adalah Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd., dengan tema "Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie". Ketika kita kesulitan dalam menerbitkan naskah untuk menjadi buku di    Penerbit Mayor, maka Penerbit Indie adalah solusinya. Informasi tentang profil dan hal-hal lain terkait narasumber bisa berkunjung di : http://www.praszetyawan.com/p/profil.html https://www.praszetyawan.com/2020/02/buku-blog-untuk-guru-era-40.html http://www.praszetyawan.com/2021/01/butuh-bantuan-menerbitkan-buku-disini.html Naskah yang di kirim ke penerbit mayor besar kemungkinannya akan di tolak. Kalaupun naskah kita diterima akan tetapi proses penerbitannya akan memakan waktu lama. Untuk mengatasi semua itu kita bisa mencari penerbit lain dan salah satunya adalah penerbit indie dalam hal ini adalah Penerbit Gemala. Ada beberapa keuntungan yang kita dapatkan jika naskah kita di kiri...