Langsung ke konten utama

MENULIS DI BLOG JADI BUKU Ke-22

Lomba Blog PGRI di Bulan Februari 2021
TETAP SEMANGAT DAN KREATIF MENULIS DI BLOG JADI BUKU
Senin, tanggal 22 Februari 2021
(Tantangan Menulis Hari ke-22)
Oleh
Nana Wihana
NPA : 1019200412

  HONDA 9   

Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang Ujian Nasional semua pengajar kelas 9 diundang rapat. Agenda tahunan itupun dipersiapkan sebaik mungkin agar semua siswa bisa mengikuti hajat nasional tersebut dan lulus 100%.

Tujuan Ujian Nasional itu sendiri di antaranya untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Kemudian juga sebagai sistem penilaian dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) dalam rangka penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan.  

Kriteria kelulusan peserta didik itu sendiri di antaranya sebagai berikut :
1. Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran yang dibuktikan dengan nilai raport tiap semester.
2.  Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik  
3. Lulus ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan/program pendidikan.
 

Alhamdulillah ketika tahun pertama tugas untuk persiapan Ujian Nasional anak-anak masih tampak semangat untuk belajar. Kehadiranpun 100%, dan mudah-mudahan ini akan bertahan lama. Minggu selanjutnya ketika saya sedang instirahat di ruang guru, tiba-tiba dikejutkan oleh dua orang siswa masuk ruangan dan mengucapkan salam. “Assalamu alaikum,” seraya masuk ruangan sambil membawa nasi beserta lauk pauknya. “Iki pak mangan dingin,” sambil senyum-senyum anak itu menawarkan makan siang kemudian menaruhnya di meja.  

Siang itu udara terasa panas dan gerah. Sayapun masuk kelas untuk memulai membimbing anak-anak belajar. Suasana kelas agak berisik karena memang udara panas cukup menganggu konsentrasi belajar mereka. Sayapun mengajak mereka “mutar-mutar” dulu sebelum ke materi inti.  Kata-kata ataupun kalimat movitasi saya sampaikan. Orang bijak berkata, “Hidup ini bukan tentang setinggi apa kita bisa mencapai sesuatu, tapi semampu apa kita bisa mengisi hidup ini dengan sesuatu yang lebih berarti dan bernilai.” Ingatlah, ketika kita jatuhpun bukan berarti hidup kita ini gagal. Melainkan mendapat kesempatan untuk bangkit kembali dan terus memperbaiki diri agar ke depannya lebih baik lagi. So, tetap semangat, ya!”

Sayapun mempersilahkan anak-anak untuk membuka kumpulan soal-soal ujian nasional tahun-tahun sebelum. Cara ini sangat efektif untuk memahami jenis-jenis pertanyaan yang akan muncul di soal-soal ujian nasional nanti. Silahkan baca-baca dulu soalnya, kemudian jawab dan diskusikan bersama teman satu meja. Terima kasih.

 


 Salam literasi,...


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI IDENTITAS DIGITAL BAGI GURU MILLENIAL

  Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua diantaranya nikmat sehat sehingga sampai detik ini masih bisa hadir mengikuti kelas belajar menulis. Hari Jum’at, tgl 15 Januari 2021 ini pelatihan akan di pandu oleh moderator Bp. Sucipto Adi yang akrab disapa Pak Cip, sedangkan Narasumbernya adalah Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. dengan tema “Blog Sebagai Identitas Digital Bagi Guru Millenial”. Untuk mengenal beliau lebih dekat lagi, kita bisa berkunjung ke https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.     Di awal menyimak pemaparannya, saya sudah dibuat berdecak kagum oleh prestasi yang telah di raih beliau, 30 BEST ACHIEVEMENT. Luar biasa, keren dan salut. Anggkat topi deh. Menginspirasi sekali di usianya yang relatif masih belia. Nama lengkapnya Theresia Sri Rahayu lahir di Kuningan pada tgl, 13 September 1984. Semasa kecilnya di kenal dengan nama Sri, nama bekennya Tere namun tidak suka deng...

MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS

  PELATIHAN BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI MENTAL DAN NALURI SEORANG PENULIS Narsum kali masih muda kelahiran 1990 namun prestasinya luar biasa. Alumni kelas menulis gelombang 7 yang bukunya tembus ke penerbit mayor. Berikut provil narsum kita kali ini bisa berkunjung ke alamat berikut  https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html Sampai saat ini narsum sudah membuat buku solo sebanyak tiga buah buku. Yaitu sbb: 1.     Lelaki di Ladang Tebu (kumpulan cerpen pendidikan) 2.     Membongkar Rahasia Menulis (kumpulan artikel saat lomba blog PGRI) 3.     Sepenggal Kisah Corona (tentang memoar kehidupan saya selama satu tahun pandemi - sedang proses cetak).   Sedangkan dalam platform menulis, ada novel berjudul Precious di Wattpad dan 2 short story "Mengapa Tak Kau Tanyakan Saja" (Wattpad) dan Djogja Backpacker (Storial) Kalau ditanya mana yang paling berkesan, tentu buku solo pertamanya sebab narsum tuangkan kisah h...

MENULIS DI BLOG JADI BUKU ke-14

  Lomba Blog PGRI di Bulan Februari 2021 TETAP SEMANGAT DAN KREATIF MENULIS DI BLOG JADI BUKU Minggu, tanggal 14 Februari 2021 Hari ke-14 Oleh Nana Wihana NPA : 1019200412 HONDA 1 Setelah lama merantau di negeri sebrang menimba ilmu, sayapun memutuskan pulang kampung. Ada rencana besar akan melanjutkan tugas mengajar yang sempat tertunda dulu. Tahun 1997 merupakan pengalamn pertama bertugas di sebuah sekolah menengah pertama milik pemerintah. Kebetulan letaknya dekat dengan rumah. Saat itu saya di minta oleh teman untuk membantu mengajar Bahasa Inggris. Kepala sekolah menyambut baik kehadiran saya menginat jumlah guru tersebut kurang. Saat itu saya masih berstatus sebagai mahasiswa semester enam atau tujuh. Ada niatan untuk mendarmabaktikan hidup saya demi kemajuan pendidikan di kampung halaman. Di penghujung tahun 1999 saya dapat kabar dari Dinas Pendidikan setempat melalui sekolah dimana saya pernah bertugas. Saya di undang untuk mengikuti seleksi guru honor daerah (Honda). ...